Susno: Adanya Debt Collector Bukti Ketidakpercayaan Kepada Aparat

Jakarta – Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji menilai penggunaan jasa debt collector dalam dunia perbankan merupakan bukti ketidakpercayaaan masyarakat kepada aparat hukum.

“Adanya debt collector di samping tidak adanya kepastian hukum, juga merupakan tipisnya kepercayaan kepada aparat penegak hukum,” kata pria yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Kapolri itu, dalam siaran pers yang diterima primaironline.com, Jakarta, Selasa (5/4).

Menurut Susno, penggunaan jasa penagihan hutang juga menunjukkan tidak adanya kepastian hukum dalam dunia perbankan.

“Jasa debt collector atau penagih hutang masih dimanfaatkan oleh industri perbankan sebagai pertanda tidak adanya kepastian hukum,” tandas terdakwa kasus mafia pajak dan korupsi dana Pilkada Jawa Barat itu.

Belakangan ini, penggunaan jasa penagihan hutang bank mendapat sorotan tajam dalam kasus meninggalnya  Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Pemersatu Bangsa (PPB) Irzen Octa.

Irzen diduga tewas setelah dianiaya petugas penagih hutang kartu kredit dari Bank Citibank. Saat ini polisi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini.

Sumber: Primair Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s