Membongkar Kecurangan Aturan Tender Pada Pengadaan Sarana Mess Gedung Keuangan Negara Banda Aceh

LPSE Kota Banda Aceh dengan alamat http://lpse.bandaacehkota.go.id/eproc/app?service=page/Home saat ini sedang melakukan pelelangan Pekerjaan Pengadaan Sarana Mess Gedung Keuangan Negara Banda Aceh dengan pagu anggaran Rp. 206 jt. Pendaftaran peserta dan Download dokumen pemilihan dan kualifikasi berlangsung sejak tanggal 22 Oct s/d 2 Nov 2010.

Pelaksanaan tender ini melanggar ketentuan Keppres nomor 80 tahun 2003 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Hal ini terlihat nyata pada:

1. Spesifikasi teknis mengarah pada produk tertentu, seperti:

TV termasuk Rak

Spesifikasinya: 100 mm Round Type Woofer, AV Stereo (21PXF200E2), NICAM Stereo (21PXF500), Speaker Box for Tight Bass Sound (except 21PXF250E), 21 inch Pure Flat CRT, Sound Booster (except 21PXF250E2), Audio Output 7.5w RMS X 2 (except 21PXF250E2), AV Multi System, 100 Position Programmable Channel, Off Timer.

Penjelasan: Setelah spek. tsb saya masukkan ke mesin pencari google, responnya adalah TV Sharp 21″21PXF500.

AC Split 1 Pk

Kapasitas pendingin 9.000 Btu/h/2.604 kw, Tegangan Listrik 220 V, Arus kerja 4.1 A, Daya Listrik 840 W, Laju pengembunan 1.6 L/h, Sirkulasi Udara 7.1 M³/min, Power Supply, Accessories dan Instalasi.

Penjelasan: Spek diatas adalah produk dari AC Panasonik CS-PC9JKJ

Kulkas

1 door direct cooling, New Blue Flower Tone, New Light Blue Tone, New Bar Handle, Resersible Egg Tray, Chiled Compartment, Big Freezer

Penjelasan: Spek tsb sesuai dengan Kulkas(Satu) 1 Pintu Sharp : SJ-G190T

Dan spek-spek barang untuk item yang lain juga mengarah ke produk tertentu.

Spesifikasi teknis

2. Permintaan Dukungan Pabrikan/Distributor, hanyalah persyaratan tambahan yang bertentangan dengan Keppres nomor 80 tahun 2003.

Persyaratan tsb hanya bertujuan untuk memperkecil persaingan karena sebagian penyedia jasa dengan kualifikasi usaha kecil akan kesulitan untuk mendapatkan dukungan pabrikan tsb. Kadang-kadang kesulitan mendapatkan dukungan disebabkan oleh kerjasama pihak tenyedia /rekanan tertentu dengan pihak produsen/distributor.

Contoh Form Surat Dukungan Distributor

Pelaksanaan Tender Pengadaan Barang Menurut Keppres nomor 80 tahun 2003

Bila mengikuti Keppres nomor 80 tahun 2003, maka ketentuan pelaksanaannya adalah sbb:

1. Spesifikasi teknis tidak boleh mengarah kepada produk tertentu.

Pernyataan pada Lampiran 1 Keppres nomor 80 tahun 2003:

Spesifikasi teknis dan gambar : tidak mengarah kepada merk/produk tertentu kecuali untuk suku cadang/komponen produk tertentu, tidak menutup digunakannya produksi dalam negeri, semaksimal mungkin diupayakan menggunakan standar nasional, metode pelaksanaan pekerjaan harus logis, jadual waktu pelaksanaan pekerjaan harus sesuai dengan metode pelaksanaan, macam/jenis, kapasitas, dan jumlah peralatan utama minimal yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan, syarat-syarat kualifikasi dan jumlah personil inti yang dipekerjakan, syarat-syarat material (bahan)gambar-gambar kerja harus lengkap dan jelas, dan kriteria kinerja produk (output performance) yang diinginkan harus jelas. yang dipergunakan dalam pelaksanaan pekerjaan,

2. Tidak perlu meminta Dukungan Pabrikasi/Distributor.

Bila mengikuti aturan Keppres nomor 80 tahun 2003, panitia lelang dalam menetapkan syarat-syarat tender harus berpatokan pada:

Pasal 2:

Tujuan diberlakukannya Keputusan Presiden ini adalah agar pelaksanaan pengadaan barang/jasa dilakukan secara efisien, efektif, terbuka dan bersaing, transparan, adil/tidak diskriminatif, dan akuntabel yang sebagian atau seluruhnya dibiayai APBN/APBD

Pasal 14

Dalam proses prakualifikasi/pascakualifikasi panitia/pejabat pengadaan dilarang menambah persyaratan prakualifikasi/pascakualifikasi di luar yang telah ditetapkan dalam ketentuan Keputusan Presiden ini atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi;

Persyaratan prakualifikasi/pascakualifikasi yang ditetapkan harus merupakan persyaratan minimal yang dibutuhkan untuk pelaksanaan kegiatan agar terwujud persaingan yang sehat secara luas.

Pasal 16:

dilarang menetapkan kriteria dan persyaratan pengadaan yang diskriminatif dan tidak obyektif.

Penjelasan mengenai Dukungan Pabrikasi/Distributor yang bertentangan dengan Pasal-Pasal Keppres nomor 80 tahun 2003 tsb adalah sbb:

  1. Bertentangan dengan Pasal 2 Keppres nomor 80 tahun 2003 karena persyaratan tsb dirasakan diskriminatif bagi pengusaha kecil tertentu sehingga menyebabkan terjadinya diskriminasi  dan  persaingan usaha tidak sehat.
  2. Bertentangan dengan Pasal 14, karena Dukungan Pabrikasi/Distributor tidak pernah dipersyaratkan dalam Keppres nomor 80 tahun 2003.
  3. Dukungan Pabrikasi/Distributor bukanlah patokan terhadap kemampuan menyediakan barang, karena pada prinsipnya semua produsen pasti akan menjual barangnya. Apabila ada pihak-pihak tertentu yang bersekongkol untuk menghambat penjualan barang kepada orang/pelaku usaha lain maka hal tsb bertentangan dengan undang-undang nomor 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaaingan Usaha Tidak Sehat.
  4. Berdasarkan penjelasan poin 3 diatas, maka Dukungan Pabrikasi/Distributor tidak termasuk ke dalam persyaratan minimal yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan karena Dukungan Pabrikasi/Distributor sama sekali tidak menghambat pelaksanaan kegiatan.
  5. Persyaratan tsb tidak obyektif apabila dikaitkan dengan kekhawatiran terhadap ketersedian barang dipasar atau kemampuan penyedia jasa/rekanan untuk mendapatkan barang tsb di pasar karena penyedia jasa/rekanan sudah memperhitungkan dengan matang ketersediaaan barang dipasar sebelum mereka melakukan penawaran. Hal itu disebabkan oleh sangsi pencairan Jaminan Pelaksanaan (minimal 5 % dari harga kontrak).
  6. Dukungan Pabrikasi/Distributor tersebut menyebabkan pelelangan menjadi tidak efisien, tidak efektif, diskriminatif, menghambat persaingan usaha sehat karena persyaratan tersebut hanya memberi keuntungan kepada penyedia jasa/rekanan tertentu untuk memenangkan pelelangan.
  7. Untuk melengkapi penjelasan poin 3 diatas, Persyaratan Dukungan Pabrikasi/distributor ini ditutup oleh pelanggaran Pasal 49 Keppres 80 tahun 2003.

Bunyi pernyataan Pasal 49 dan Penjelasan Pasalnya sbb:

Pasal 49

Perbuatan atau tindakan penyedia barang/jasa yang dapat dikenakan sanksi adalah:

melakukan persekongkolan dengan penyedia barang/jasa lain untuk mengatur harga penawaran di luar prosedur pelaksanaan pengadaan barang/jasa sehingga mengurangi/menghambat/memperkecil dan/atau meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain;

Penjelasan Pasal 49

Berdasarkan Pasal 22 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, penyedia barang/jasa dilarang melakukan persekongkolan dengan pihak lain untuk mengatur dan/atau menentukan pemenang pelelangan sehingga dapat mengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat. Terhadap penyedia barang/jasa yang melanggar Pasal 22 tersebut, berdasarkan Pasal 48 ayat (2) Undangundang tersebut dikenakan hukuman minimal Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah), setinggi-tingginya Rp. 25.000.000.000 (dua puluh lima miliar rupiah), atau pidana kurungan pengganti selama-lamanya 5 (lima) bulan.

Untuk mengingatkan kita, maka perhatikan Al Quran Surah (8) Al-Anfaal ayat: 27

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.

Demikian, Semoga bermamfaat…

3 thoughts on “Membongkar Kecurangan Aturan Tender Pada Pengadaan Sarana Mess Gedung Keuangan Negara Banda Aceh

  1. Saya rasa kecurangan2 seperti ini sudah biasa terjadi di negara ini, hal ini dikarenakan banyaknya oknum masyarakat penyedia barang/jasa yg hanya mengharapkan keuntungan besar, diperparah lagi oknum PNS yg terlibat dalam proses pengadaan barang/jasa bermental korup.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s