Pasien Bisa Tuntut Ganti Rugi

Raqan Kesehatan Dibahas Awal Agustus

BANDA ACEH – Rancangan qanun yang mengatur tentang pelayanan kesehatan di Aceh akan dibahas oleh panitia khusus pada awal Agustus 2010. Raqan yang terdiri dari 194 pasal itu, mengatur tentang tatacara lembaga kesehatan serta proteksi terhadap warga yang ingin mendapat pelayanan kesehatan secara maksimal.

Ketua Komisi F, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), HM Yunus Ilyas,  Kamis (22/7) mengatakan, pihaknya telah diberi kepercayaan untuk membahas raqan kesehatan. Untuk saat ini pihaknya sedang mendata tim ahli yang terdiri dari akademisi, pihak LSM serta orang lain yang paham tentang makanisme kesehatan. “Kami diberi amanah oleh pimpinan untuk segera membabas raqan ini,” ujarnya.

Menurut Yunus, kehadiran qanun ini sangat penting sebagai payung hukum yang mengatur tentang makanisme pelayanan kesehatan masyarakat. Aturan ini juga mengatur tentang tatacara Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) serta hak-hak yang harus didapat oleh masyarakat. “JKA sudah berlaku tetapi mekanismenya belum jelas,” ujar Yunus Ilyas.

Ganti Rugi

Sementara itu, hasil penelusuran Serambi, raqan ini terdiri dari 194 pasal. Raqan ini mengatur secara detil tentang makanisme pelayanan kesehatan, JKA serta hak pasien untuk menuntut para penyelenggara kesehatan apabila terjadi kerugian terhadap warga yang berobat. Bahkan kalau dalam penanganan medis terjadi kesalahan yang membuat pasien meninggal dunia, maka pihak medis bisa dituntut untuk membayar ganti rugi Rp 100 juta.

Dalam ayat lain disebutkan, pasien yang mendapat ganti rugi nilainya diukur berdasarkan jenis dan jangka waktu penderitaan yang disebabkan oleh kesalahan pengobatan. Jenis dan jangka waktu penderitaan mencakup jenis organ yang cacat sementara atau menetap yang selanjutnya ditetapkan oleh badan pertimbangan kesehatan Aceh.  Raqan ini juga mengatur tentang tuntutan ganti rugi terhadap pemerintah Aceh atau pemerintah kabupaten dan kota diserahkan ke biro atau bagian hukum terkait dengan fasilitas pelayanan kesehatan publik.(swa)

Dikutip dari www.serambinews.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s