Tenaga Pengadaan Barang dan Jasa Diusulkan Pemberian Remunerasi

Lembaga Kebijakan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) tengah mengusulkan pemberian remunerasi bagi tenaga pengadaan barang dan jasa.

Deputi Bidang Pengembangan dan Pembinaan Sumber Daya Manusia LKPP Eiko Whismulyadi mengatakan remunerasi diberikan untuk mendongkrak kinerja tenaga pengadaan yang independen dan profesional.

“Dalam naskah akademik yang kami susun, pressure-nya [bagi tenaga pengadaan] cukup tinggi. Begitu juga potensi konflik kepentingannya tinggi. Remunerasi akan memagari independensi dan profesionalitasnya. Kalau pure salary, susah juga,” katanya dalam rilisnya kemarin.

Selain itu, Eiko juga mengungkapkan pihaknya tengah menggodok jenjang karier kepegawaian bagi tenaga pengadaan barang dan jasa pemerintah supaya karier di bidang pengadaan menjadi lebih prospektif.

Dia menjelaskan penjenjangan karier kepegawaian tersebut dilakukan mengingat peran ini membutuhkan keahlian khusus dan tantangan berat dalam merealisasikan setiap tender pengadaan yang berkaitan dengan belanja negara di masing-masing instansi pemerintah.

Adapun, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mendukung usulan untuk memprioritaskan panitia pengadaan barang/jasa pemerintah untuk dapat memperoleh remunerasi, karena beban kerja yang tinggi dan rawan penyelewengan.

Syahrial Loetan, Sekretaris Utama Kementerian Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Bappenas, mengatakan proses pengadaan barang atau jasa pemerintah membutuhkan keahlian khusus dan mempunyai tingkat kerumitan tinggi.

Pekerjaan ini juga rawan mendapat tekanan dari berbagai pihak, mulai dari pengawas internal, pengawas hukum, hingga gugatan dari peserta tender.

“Saya setuju kalau panitia pengadaan barang jasa dan pimpinan proyek itu diprioritaskan mendapat remunerasi.”

Oleh A. Dadan Muhanda & Achmad Aris

Sumber: LKPP

2 thoughts on “Tenaga Pengadaan Barang dan Jasa Diusulkan Pemberian Remunerasi

  1. Usulan remunerasi tenaga pengadaan barang/jasa perlu didukung karena proses pengadaan barang/jasa penuh tantangan, tekanan, resiko, dan rawan KKN. Untuk memagari dari hal-hal yang tidak diinginkan salah satunya dengan memberikan remunerasi. Dan mungkin dipikirkan untuk dijadikan fungsional agar lebih independen.
    Akan tetapi perlu diingatkan bahwa tenaga pengadaan barang/jasa masih perlu diberikan pembekalan2 atau bimbingan2an yang berkesinambungan guna peningkatan profesionalisme dari tenaga pengadaan barang/jasa dan juga sebagai ajang saling tukar informasi tentang kendala-kendala pengadaan barang/jasa.
    Mudah2an tenaga pengadaan barang/jasa lebih baik lagi dalam bekerja dan sejahtera…. amin…

    • Saya setuju untuk Pemberian Remunerasi Tenaga Pengadaan Barang dan Jasa.
      Tapi saya tidak yakin Remunerasi akan menghilangkan mental korup oknum Tenaga Pengadaan Barang dan Jasa…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s